<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>jasa angkutan barang Arsip - Jago Movers</title>
	<atom:link href="https://jagomover.com/tag/jasa-angkutan-barang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jagomover.com/tag/jasa-angkutan-barang/</link>
	<description>Full Service Transport</description>
	<lastBuildDate>Mon, 21 Mar 2022 06:51:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.1.12</generator>

<image>
	<url>https://jagomover.com/wp-content/uploads/2022/10/cropped-favicon-32x32.jpg</url>
	<title>jasa angkutan barang Arsip - Jago Movers</title>
	<link>https://jagomover.com/tag/jasa-angkutan-barang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Faktor Utama Truk ODOL Merebak di Indonesia</title>
		<link>https://jagomover.com/faktor-utama-truk-odol-merebak-di-indonesia/</link>
					<comments>https://jagomover.com/faktor-utama-truk-odol-merebak-di-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Mar 2022 06:51:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[jago movers]]></category>
		<category><![CDATA[jasa angkutan barang]]></category>
		<category><![CDATA[jasa angkutan semarang]]></category>
		<category><![CDATA[jasaangkutanbarangsemarang]]></category>
		<category><![CDATA[jasapindahansemarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jagomover.com/?p=750</guid>

					<description><![CDATA[<p>Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) menyebut bahwa sedikitnya ada tiga penyebab utama hadirnya pelanggaran dimensi dan muatan berlebih alias over dimension &#8230; </p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://jagomover.com/faktor-utama-truk-odol-merebak-di-indonesia/">Faktor Utama Truk ODOL Merebak di Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://jagomover.com">Jago Movers</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) menyebut bahwa sedikitnya ada tiga penyebab utama hadirnya pelanggaran dimensi dan muatan berlebih alias over dimension and over load (ODOL) pada kendaraan niaga.</p>



<p>Dijelaskan Ketua Umum MTI Agus Taufik Mulyono, mayoritas hal tersebut hadir karena tuntutan dari penjual dan pembeli barang terkait dengan muatan. Lalu faktor lainnya, ialah denda penegakan hukum yang masih murah dan terkadang tidak adil serta kompetisi antar jasa angkutan. &#8220;Saya rasa dari tiga hal ini (faktor eksternal) perlu kita dengarkan,&#8221; jelas Agus pada webinar, belum lama ini. Di samping itu, terdapat faktor internal yang turut memengaruhi adanya praktik ODOL yang melintas di jalan, seperti teknologi yang masih bisa memuat barang berlebih, tuntutan balik modal, dan SDM pengemudi.</p>



<p>Pada sisi dampak, Agus membagi berbagai dampak yang berpotensi terjadi akibat praktik ODOL ke enam dampak yaitu jalanan rusak, kecelakaan lalu lintas atau tabrakan, polusi tinggi. Kemudian juga berdampak pada travel time tinggi, preservasi jalan mahal, dan biaya operasional kendaraan (BOK) tinggi. &#8220;Ini yang membuat jalan kita menjadi tidak atau belum humanistis. Karena tidak memberikan rasa damai, sejahtera, dan selamat [bagi pengguna jalan,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Oleh karenanya, dibutuhkan tindakan yang tegas dari pemerintah untuk bisa mentertibkannya di samping pencarian solusi yang tepat. Diketahui, pemerintah RI melalui Kementerian Perindustrian (Kemenhub) tengah mendorong normalisasi kendaraan angkutan yang melanggar aturan dimensi. Sebab, telah ditargetkan bahwa pada 2023 mendatang Indonesia harus bebas ODOL. Kini, pengawasan dan penindakan terhadap perilaku terkait sedang gencar dilakukan. Dilansir dari Kompas.com, Penulis Rully Kurniawan,Editor Aditya Maulana, 21/3/2022<br></p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://jagomover.com/faktor-utama-truk-odol-merebak-di-indonesia/">Faktor Utama Truk ODOL Merebak di Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://jagomover.com">Jago Movers</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jagomover.com/faktor-utama-truk-odol-merebak-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ganjar Minta Kepala Daerah di Jateng Antisipasi Klaster COVID Saat Nataru</title>
		<link>https://jagomover.com/ganjar-minta-kepala-daerah-di-jateng-antisipasi-klaster-covid-saat-nataru/</link>
					<comments>https://jagomover.com/ganjar-minta-kepala-daerah-di-jateng-antisipasi-klaster-covid-saat-nataru/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Oct 2021 05:40:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[jago movers]]></category>
		<category><![CDATA[jasa angkutan barang]]></category>
		<category><![CDATA[jasa angkutan semarang]]></category>
		<category><![CDATA[pindahan murah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jagomover.com/?p=636</guid>

					<description><![CDATA[<p>Semarang &#8211; Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta kepala daerah di wilayahnya untuk mulai melakukan antisipasi agar tidak terjadi lonjakan &#8230; </p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://jagomover.com/ganjar-minta-kepala-daerah-di-jateng-antisipasi-klaster-covid-saat-nataru/">Ganjar Minta Kepala Daerah di Jateng Antisipasi Klaster COVID Saat Nataru</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://jagomover.com">Jago Movers</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Semarang &#8211; Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta kepala daerah di wilayahnya untuk mulai melakukan antisipasi agar tidak terjadi lonjakan kasus COVID-19 pada libur panjang akhir tahun atau natal dan tahun baru (nataru). Langkah yang dilakukan adalah memperketat protokol kesehatan dan percepatan vaksinasi.<br>&#8220;Menghadapi (libur panjang) nataru, kemarin Kemenko Marinves juga sudah bicara dengan kita, mulai kita sosialisasikan agar jangan sampai ada gelombang ketiga klaster nataru,&#8221; kata Ganjar di kantornya, Semarang, Senin (11/10/2021).<br><br>Ganjar mengingatkan agar para kepala daerah tidak lengah dalam pengawasan protokol kesehatan. Hal itu termasuk dalam kegiatan ibadah.<br><br>&#8220;Saya sampaikan kepada kawan-kawan para bupati/wali kota, agar di antara mereka juga tidak lengah terhadap pengawasan masyarakat. Masker yang paling utama nih nggak boleh dicopot,&#8221; tegasnya.<br><br>Ganjar juga meminta agar percepatan vaksinasi bisa segera dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona selain disiplin prokes.<br><br>&#8220;Kita mesti menyiapkan dari sekarang yang paling bagus adalah menggenjot vaksinasi,&#8221; ujarnya.<br><br>Untuk diketahui, dalam perpanjangan PPKM terbaru ada 12 daerah di Jateng yang naik level dari level 2 ke level 3. Hal itu karena capaian vaksinasi dimasukkan dalam syarat leveling. Terkait hal itu Ganjar menyebut sudah komunikasi dengan pemerintah pusat.<br><br>&#8220;Ternyata ada syaratnya, syaratnya kami harus mempercepat vaksin tapi kan kami punya vaksinnya maka hari ini saya minta kabupaten/kota yang di bawah 50 persen agar menulis atau menghitung minimal beberapa hari minimal dalam 1 minggu kecepatan mereka bisa berapa, maka kemudian kita akan minta khusus untuk daerah di bawah 50 persen. Itu yang pertama dan mudah-mudahan besok surat sudah bisa kita kirim sehingga percepatan bisa dilakukan,&#8221; jelasnya.<br><strong>Detik.com</strong></p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://jagomover.com/ganjar-minta-kepala-daerah-di-jateng-antisipasi-klaster-covid-saat-nataru/">Ganjar Minta Kepala Daerah di Jateng Antisipasi Klaster COVID Saat Nataru</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://jagomover.com">Jago Movers</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jagomover.com/ganjar-minta-kepala-daerah-di-jateng-antisipasi-klaster-covid-saat-nataru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 0/125 objects using memcache
Page Caching using disk: enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 66/85 queries in 0.031 seconds using redis

Served from: jagomover.com @ 2026-09-09 19:25:41 by W3 Total Cache
-->