Jakarta – Menjelang Tahun Baru 2022, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan kesiapan jalan tol dan jalan nasional di Pulau Jawa, Bali, Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri PUPR John Wempi Wetipo.
“Dalam rangka Natal dan Tahun Baru 2022 mendatang, kesiapan dari Kementerian PUPR diantaranya jalan tol di Pulau Jawa yang operasional sepanjang 1.629 km. Disiapkan juga 92 Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) di Jalan Tol Trans Jawa yang terdiri dari 54 TIP A, 30 TIP B, dan 8 TIP C,” katanya.
Terdapat 11 ruas jalan tol tambahan di Pulau Jawa yang siap digunakan yaitu Bogor Ring Road Seksi 3A (Simpang Yasmin – Kayu Manis) sepanjang 3 km, Cibitung – Cilincing Seksi 1 (Cibitung – Telaga Asih) sepanjang 2,6 km, Serpong – Cinere Seksi 1 (Serpong IC – Pamulang IC), Cengkareng – Kunciran sepanjang 14,19 km, Cimanggis – Cibitung Seksi 1A (Cimanggis – Jatikarya) sepanjang 3,17 km, Bekasi-Cawang-Kp Melayu Seksi 1A (Koneksi Toll to Toll Wiyoto Wiyono + On Ramp Jatiwaringin) sepanjang 1,17 km, Jakarta Cikampek Selatan (SS Sadang – SS Kutanegara) sepanjang 8,6 km, On/Off Ramp Km 42+500 Jalan Tol Jagorawi, SS Bojong Pekalongan Jalan Tol Pemalang – Batang, Cisumdawu seksi 1,2 & 3 sepanjang 32,6 km, dan Serang – Panimbang seksi I (Serang – Rangkas Bitung) sepanjang 26,5 km.
Ruas jalan nasional di Pulau Jawa yang siap digunakan sepanjang 5.026 km yaitu Lintas Utara Jawa sepanjang 1.341 km (mantap 92%), Lintas Tengah Jawa sepanjang 1.197 km (mantap 95%), Lintas Selatan Jawa sepanjang 888 km (mantap 97%), dan Pantai Selatan dan sepanjang Jawa 1.599 km (mantap 93%). Sedangkan di Pulau Bali disiapkan Jalan Tol Bali – Mandara operasional sepanjang 10,07 km dan Jalan Batas Kota Singaraja – Mengwitani sepanjang 3,5 km.
John mengungkapkan untuk peningkatan layanan transaksi, akan disediakan juga mobile reader, mobile top up, dan penjualan kartu perdana uang elektronik pada GT dengan kepadatan lalu lintas tinggi. Pada ruas-ruas rawan kemacetan, akan disediakan 37 toilet cabin, 26 unit mobil tangki air, 10 bis toilet, 20 unit vacum tinja, dan 34 hidran umum di lokasi rest area jalan tol dan ruas jalan nasional. Sistem contra flow/one way/buka-tutup jalan tol akan diterapkan secara kondisional berdasarkan pemantauan lalu lintas di lapangan (CCTV/RTMS) dan/atau sesuai pengaturan Korlantas – Polri.
“Untuk mengantisipasi kondisi darurat, Tim Tanggap Bencana akan siap siaga pada titik-titik rawan bencana seperti banjir, genangan air, dan tanah longsor. Disiapkan juga Posko Siaga Sapta Taruna Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 yang tersebar di jaringan jalan nasional di seluruh Indonesia. Kementerian PUPR akan terus berkoordinasi dengan Kemenhub, Korlantas, BMKG, BUJT dan K/L lain yang terkait untuk mengantisipasi peningkatan penumpang menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022,” ujarnya. (Yul)
