Banjir Jakarta 2020, Perusahaan Pengiriman Barang Pusing Cari Jalur Alternatif

Ia menilai, sebaiknya pemerintah segera melakukan pemetaan titik-titik rawan banjir dan mencari solusinya. Hasilnya dituangkan dalam perencanaan tata kota, agar paling tidak, tahun depan jumlah titik yang mengalami banjir bisa berkurang.

Baca Juga: Inflasi 2019 Jadi Rekor Satu Dekade Terakhir, BPS Sebut Kebijakan Pemerintah Jadi Sebab Utama

Kendala pengiriman akibat banjir juga diakui Vice President of Marketing JNE, Eri Palgunadi. Ia mengatakan, akibat banjir yang terjadi di beberapa titik wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak 1 Januari, proses pengiriman ke sejumlah titik terhambat.

“Namun, secara umum operasional tetap berjalan. Kami tetap melakukan pengiriman semaksimal mungkin dengan menggunakan akses atau jalur lain untuk melakukan pengiriman secara maksimal,” katanya.

Barang yang tidak bisa diantar karena wilayah pengantaran terkena banjir, menurut dia, akan disimpan dengan aman oleh JNE. Barang tersebut akan didistribusikan segera setelah kondisi banjir reda.*** Disadur dari Pikiran Rakyat.com :

Ai Rika Rachmawati– 2 Januari 2020, 15:46 WIB


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *